
Kotawaringin Timur – Kebakaran hutan dan lahan melanda Jalan Gang Muria, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang pada Senin (26/10/2026), memicu gerak cepat dari tim gabungan Standby On Call Kodim 1015/Sampit dan Posko Karhutla Kabupaten Kotawaringin Timur. Tim ini berupaya memadamkan api agar tidak terus menyebar ke wilayah lain.
Dalam kegiatan ini, tim membawa serta personel dari Kodim 1015/Sampit, Yon TP 923/Mty, Brimob, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta dukungan dari Polres Kotim, Polairud, BPBD, dan Damkar Kotim. Dari laporan yang diterima, lahan yang terpantau terbakar diperkirakan seluas ±1,5 hektare, sehingga respon cepat sangat diperlukan.
Keikutsertaan berbagai unsur dalam penanganan kebakaran ini menunjukkan sinergi dan kepedulian kolektif dalam menghadapi ancaman kebakaran lahan dan hutan, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur. Harapan akan kolaborasi yang kuat antara TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan serta menekan dampak buruk yang mungkin terjadi.
Kodim 1015/Sampit bersama Posko Karhutla dan elemen terkait berkomitmen untuk meningkatkan upaya penanggulangan Karhutla. Mereka juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada saat menghadapi potensi kebakaran dan tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan titik api.

