Konektivitas antarwilayah di Desa Jihing dan Desa Petarikan kini memasuki babak baru pasca peresmian Jembatan Garuda Perintis oleh Pangdam XXII/TB. Proyek pembangunan yang digarap oleh jajaran TNI ini bertujuan untuk menghapus keterpencilan daerah. Kehadiran jembatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini kesulitan dalam menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial.
Mayjen TNI Zainul Arifin dalam sambutannya menekankan peran TNI dalam mendukung pembangunan nasional hingga ke tingkat desa. Jembatan ini diharapkan menjadi katalisator bagi kemajuan pendidikan dan distribusi logistik di wilayah tersebut. Pihak TNI berkomitmen untuk selalu hadir memberikan solusi bagi kendala fisik yang dihadapi masyarakat pedesaan.
Bupati Sukamara, H. Masduki, menyatakan rasa syukur atas bantuan infrastruktur dari pihak Kodam XXII/Tambun Bungai. Ia mengimbau masyarakat untuk memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap jembatan baru tersebut agar kondisinya tetap terjaga. Kerjasama lintas instansi ini terbukti efektif dalam mempercepat penyediaan fasilitas publik di Kalimantan Tengah.
Selain peresmian fisik, pesan mengenai kewaspadaan terhadap karhutla juga menjadi agenda penting dalam pertemuan tersebut. Pangdam meminta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan sesuai instruksi pusat. Acara kemudian diakhiri dengan kegiatan ramah tamah dan foto bersama seluruh undangan yang hadir.

