NUNUKAN – Proses pembangunan jalan tani sebagai bagian dari TMMD ke-129 yang digelar oleh Kodim 0911/Nunukan terus dilakukan dengan sepenuh hati. Kondisi medan yang ekstrem, yang meliputi perbukitan, tanah berlumpur, dan lereng berbatu, membuat pengerjaan ini sangat bergantung pada keberadaan alat berat seperti ekskavator.
Di lokasi, ekskavator tampak bekerja dengan keras melakukan penggalian tebing dan meratakan permukaan tanah yang sangat terjal. Setiap aktivitas diawasi langsung oleh anggota Satgas TMMD Kodim 0911/Nunukan untuk menjaga agar semuanya berjalan dengan aman sesuai rancangan awal.
Menyiasati Tantangan Medan untuk Memperluas Pembangunan Infrastruktur Ekonomi Warga
Kondisi geografis di area perbatasan merupakan kendala yang sering kali dihadapi dalam pembangunan infrastruktur. Dengan demikian, penggunaan alat berat telah terbukti jadi langkah tepat untuk mempercepat penyelesaian pengerukan tanah yang keras dan pembuatan badan jalan yang selama ini sulit untuk dikerjakan secara manual.
“Pembukaan Jalan Tani ini sangat membutuhkan penanganan khusus karena kontur yang sulit dan berbukit. Untuk itu, kami terus menggunakan alat berat demi menjaga agar proses perataan berjalan dengan baik dan aman bagi seluruh petugas di lapangan,” ujar perwakilan dari Satgas TMMD Kodim 0911/Nunukan.

