Tim Sosialisasi Satgas Karhutla secara resmi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Melawi untuk memperkuat barisan pencegahan kebakaran hutan. Rombongan yang terdiri dari sejumlah perwira menengah dan tinggi TNI ini memberikan arahan strategis di hadapan Bupati Melawi dan jajaran Forkopimda. Fokus utama kegiatan ini adalah membangun kesepahaman mengenai pentingnya langkah-langkah preventif sebelum bencana melanda.
Ketua Tim, Brigjen TNI Lukman Arif, menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa dipikul oleh satu pihak saja. Ia mengajak pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk selalu menyamakan persepsi dalam bertindak di lapangan. Koordinasi yang terpadu akan memastikan respons cepat terhadap setiap laporan adanya api di wilayah hutan maupun perkebunan.
Dalam sesi penyuluhan, tim juga menekankan pentingnya menghargai adat istiadat lokal dalam strategi pencegahan kebakaran. Melawi yang memiliki karakteristik geografis tertentu membutuhkan pendekatan yang spesifik agar program pemerintah dapat diterima dengan baik oleh warga. Edukasi masyarakat ditekankan sebagai kunci utama untuk mengubah kebiasaan membakar lahan yang tidak terkontrol.
Kunjungan kerja ini ditutup dengan peninjauan fasilitas pendukung di tingkat lokal setelah serangkaian diskusi di Kantor Bupati. Seluruh rangkaian acara berlangsung kondusif dan menghasilkan poin-poin penting bagi kesiapsiagaan daerah. Diharapkan dengan adanya sinergi yang kuat ini, stabilitas ekonomi dan kesehatan masyarakat Melawi tetap terjaga dari ancaman polusi asap akibat Karhutla.

