Upaya preventif terus dilakukan oleh Kodim 1508/Tobelo guna meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Kao. Melalui rapat koordinasi di Kantor Desa Patang, TNI mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk bersatu dalam menjaga lingkungan.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas mengenai teknis koordinasi antara pihak Bandara Kuabang, kepolisian, dan perangkat desa. Keterlibatan Bandara Kuabang sangat krusial mengingat operasional penerbangan dapat terganggu jika terjadi kabut asap akibat kebakaran lahan di sekitar bandara.
Kapten Inf Frans Komea menegaskan bahwa pemilik lahan memegang tanggung jawab besar dalam menjaga propertinya agar tidak menjadi sumber api. Ia meminta warga menyiapkan cadangan air dan menghindari pembakaran ranting pohon selama musim angin kencang berlangsung.
Polsek Kao menambahkan pentingnya komunikasi dua arah antara warga dan pihak keamanan untuk mempercepat mobilisasi bantuan. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla di Halmahera Utara semakin solid dan terorganisir dengan baik.

